Kamis, 04 Agustus 2016

MEMORI BANDING PERKARA PIDANA PENYALAHGUNAAN BBM BERSUBSIDI

Perihal       : Memori Banding atas Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara Nomor : 1170 / Pid. Sus / 2015 / PN. Jkt. Ut., tertanggal 15 Juli 2016
Lampiran  :  Surat Kuasa Khusus bermeterai cukup
 


Jakarta, 03 Agustus 2016

                                                 
Kepada
Yth.  Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta
Di –
J A K A R T A

Melalui :

Yth.  Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara
Di --
J A K A R T A


Dengan hormat,

Yang bertanda tangan di bawah ini, kami :

FIDELIS ANGWARMASSE, SH.
ANGGIE TANJUNG, SH., MH.
M. R. HIDAYAT TUHELELU, SH.
PETRUS ANGWARMASSE, SH.
Kesemuanya beralamat di Law Office
FIDEL ANGWARMASSE & PARTNERS”,
Perumahan Mampang Asri, Jl. Mampang Prapatan XVI No. 25 A, Tegal Parang,
Jakarta Selatan 12790. Telp. 021 933 89928., Hp. 082199744546.

Berdasarkan Surat Kuasa Khusus bermeterai cukup tertangal 21 Juli 2016, bertindak untuk dan atas nama klient  kami :

Nama                   : LISA PURWANTI
Tempat Lahir       : Lamongan
Umur/Tgl. Lahir   : 36 Tahun / 26 November 1979
Jenis Kelamin      : Perempuan
Kebangsaan         : Indonesia
Alamat                 : Jl. Bulevard Hijau Blok C 3 / 16, Rt. 003, Rw. 030, Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi – Jawa Barat
Agama                 : Islam
Pekerjaan             : Ibu Rumah Tangga

Selanjutnya disebut PEMOHON BANDING

Dengan ini menyampaikan Risalah Memori Banding atas Putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara Nomor : 1170 / Pid. Sus / 2015 / PN. Jkt. Ut., tertanggal 15 Juli 2016, yang Amarnya berbunyi sebagai berikut :




------------------  MENGADILI  ------------------

1.         Menyatakan Terdakwa : Lisa Purwanti Binti Jumiyo, telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Tanpa Ijin Yang Sah Mengangkut dan Menjual Bahan Bakar Minyak Bersubsidi (Premium);
2.         Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 9 (sembilan) bulan penjara dan pidana denda sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh Juta Rupiah) dan apabila denda tersebut tidak dibayarkan, diganti dengan pidana kurungan selama 3 (Tiga) bulan;
3.         Memerintahkan barang bukti berupa :
-          1 (satu) unit kapal KM. Lyuss GT 4;
-          1 (satu) unit kapal KM. Marina Jaya GT 2;
-          1 (satu) unit kapal KM. Lexus GT 5;
-          1 (satu) unit mobil sedan warna silver No. Pol B 1188 IV;
Dikembalikan kepada terdakwa Lisa Purwanti Binti Jumiyo
-          1.080 (seribu depalan puluh) Liter BBM Jenis Premium.
Dirampas untuk negara
4.        Membebankan biaya perkara kepada Terdakwa sejumlah Rp. 5.000,- (Lima Ribu Rupiah).

Bahwa atas Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara Nomor : 1170 / Pid. Sus / 2015 / PN. Jkt. Ut., tertanggal 15 Juli 2016, yang diucapkan dalam sidang yang terbuka untuk umum pada hari Jumat tanggal 15 Juli 2016, Pemohon Banding telah menyatakan Banding pada Hari Jumat tanggal 22 Juli 2016 di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Utara, sebagaimana dibuktikan dengan Akta Permintaan Banding Nomor : 42 / Akta. Pid / 2016 / PN. Jkt. Utr. Jo. Nomor : 1170 / Pid. Sus / 2015 / PN. Jkt. Utr.  Dengan demikian, Permohonan Banding ini diajukan masih dalam tenggang waktu yang ditentukan menurut Pasal 233 ayat (2) KUHAP yang menyatakan :

“Hanya permintaan banding sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) boleh diterima oleh panitera pengadilan negeri dalam waktu tujuh hari sesudah putusan dijatuhkan atau setelah putusan diberitahukan kepada terdakwa yang tidak hadir sebagaimana dimaksud dalam Pasal 196 ayat (2)”.

Demikian pula penyerahan Memori Banding ini melalui Pengadilan Negeri Jakarta Utara, masih dalam tenggang waktu yang diisyaratkan oleh Undang-Undang sebagaimana diatur dalam Pasal 237 KUHAP yang menyatakan bahwa :

“Selama pengadilan tinggi belum mulai memeriksa suatu perkara dalam tingkat banding, baik terdakwa atau kuasanya maupun penuntut umum dapat menyerahkan memori banding atau kontra memori banding kepada Pengadilan Tinggi”.

Berdasarkan hal-hal tersebut di atas maka adalah layak dan beralasan hukum jika Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang memeriksa dan mengadili perkara ini menerima Permohonan dan Memori Banding ini ;

Bahwa apa yang diuraikan dalam Memori Banding ini merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan Pleidooi Penasehat Hukum Pemohon Banding/Terdakwa Lisa Purwanti yang telah dibacakan pada persidangan tanggal 18 Mei 2016 ;

Bahwa turunan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara Nomor : 1170 / Pid. Sus / 2015 / PN. Jkt. Ut., hingga Memori Banding ini diajukan, tanggal 03 Agustus 2016, belum dikirim dan diberikan kepada klien kami, walaupun kami Penasehat Hukum Terdakwa telah memintakan ke Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Utara ;

Bahwa PEMOHON BANDING (Terdakwa) menyatakan keberatan dan berpendapat bahwa pertimbangan hukum dan Amar Putusan Judex Factie Tingkat Pertama Nomor : Nomor : 1170 / Pid. Sus / 2015 / PN. Jkt. Ut., tersebut tidak tepat dan tidak benar. Dengan alasan-alasan sebagaimana di bawah ini :

1.        Bahwa Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Pemeriksa Perkara Pidana Nomor : 1170 / Pid. Sus / 2015 / PN. Jkt. Ut., tersebut adalah tidak cukup mempertimbangkan (Onvoldoende gemotiveerd) secara lengkap (volledig) terhadap fakta-fakta yang terungkap di persidangan, bukti-bukti serta saksi-saksi yang diajukan oleh Tim Jaksa Penuntut Umum, sehingga dengan demikian adalah suatu Putusan yang “Kurang Cukup” dipertimbangkan haruslah dibatalkan (van rechtswege nietig).

V i d e :    Jurisprudensi Putusan Mahkamah Agung R.I No. 492 K / Sip / 1970 tanggal 16 Desember 1970, menyatakan :

“Apabila Hakim (Judex Facti) kurang cukup mempertimbangkan sehingga merupakan Pertimbangan Hukum Yang Kurang Cukup (onvoldoende gemotiveerd), maka Putusannya adalah Cacat Hukum dan Dapat Dibatalkan (vernietigbaar)”.

2.         Majelis Hakim Tingkat Pertama tidak cukup mempertimbangkan (Onvoldoende gemotiveerd) secara lengkap (volledig) bahwa :

a.       Dari 7 (tujuh) orang saksi, diantaranya 1 (satu) orang saksi ahli yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum, diantaranya :

1)      Saksi SUDIELI GEA, SH.;
2)      Saksi ASEP  YAYAN, SH.;
3)      Saksi AGUS SAPUTRO bin SANURI;
4)      Saksi MISTARI bin SUYOTO;
5)      Saksi HUSNI YAHYA;
6)      Saksi DJAMIAT alias DAVID;
7)      Saksi Ahli PARLAGUTAN TAMBUNAN, SH., MH.,

Hanya 2 (dua) orang saksi saja yaitu Saksi SUDIELI GEA, SH., dan Saksi ASEP  YAYAN, SH. (Keduanya anggota Polisi dari Di Polair Polda Metro Jaya) yang hadir dan memberikan keterangan di depan persidangan. Sedangkan 5 (lima) orang saksi lainnya yaitu Saksi AGUS SAPUTRO bin SANURI, Saksi MISTARI bin SUYOTO, Saksi HUSNI YAHYA, Saksi DJAMIAT alias DAVID, dan Saksi Ahli PARLAGUTAN TAMBUNAN, SH., MH., tidak hadir di depan persidangan.

b.      Saksi SUDIELI GEA, SH., dan Saksi ASEP  YAYAN, SH., menerangkan bahwa saksi mengetahui ketiga kapal tersebut adalah kapal pesiar dari bentuknya, tanpa menunjukkan dokumen yang membuktikan bahwa ketiga kapal tersebut adalah kapal pesiar;
3.         Majelis Hakim Tingkat Pertama telah melakukan kekeliruan yang nyata, karena pertimbangan Judex Facti Tingkat Pertama sehubungan dengan keterangan saksi-saksi, tampak seragam (sama) dengan keterangan saksi-saksi yang terdapat dalam risalah tuntutan Jaksa Penuntut Umum dan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dibuat oleh penyidik Kepolisian Perairan Pondok Dayung, padahal keterangan saksi yang memiliki kualitas pembuktian adalah keterangannya yang disampaikan saat persidangan;

4.         Majelis Hakim Tingkat Pertama melakukan kekeliruan yang nyata, karena Judex Facti Tingkat Pertama tidak mempertimbangkan bahwa dari 5 Barang Bukti yang disebutkan (dalam Putusan) namun tidak pernah diajukan ke depan persidangan, yaitu :

-          1 (satu) unit kapal KM. Lyuss GT 4;
-          1 (satu) unit kapal KM. Marina Jaya GT 2;
-          1 (satu) unit kapal KM. Lexus GT 5;
-          1 (satu) unit mobil sedan warna silver No. Pol B 1188 IV;
-          1.080 (seribu depalan puluh) Liter BBM Jenis Premium.

Tidak ada satu pun bukti yang menunjukkan bahwa KM. Lyuss GT 4, KM. Marina Jaya GT 2 dan KM. Lexus GT 5 adalah kapal pesiar ;

5.         Majelis Hakim Tingkat Pertama tidak cukup mempertimbangkan (Onvoldoende gemotiveerd) secara lengkap (volledig) terhadap fakta-fakta yang terungkap di persidangan bahwa ketiga kapal tersebut yaitu KM. Lyuss GT 4, KM. Marina Jaya GT 2 dan KM. Lexus GT 5, adalah kapal angkutan dan bukan kapal pesiar, berpangkalan / sandar di Dermaga 12 Marina Ancol, dan digunakan untuk pengangkutan orang dari Dermaga Marina Ancol ke pulau-pulau sekitar serta disewakan untuk memancing, dan kalaupun benar ketiga kapal tersebut adalah kapal pesiar, mengapa dokumen atau bukti yang menunjukkan ketiga kapal tersebut adalah kapal pesiar, tidak disertakan dan diajukan sebagai bukti dalam persidangan ;

6.         Majelis Hakim Tingkat Pertama melakukan kekeliruan yang nyata, karena Judex Facti Tingkat Pertama hanya mempertimbangkan berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Saksi yang dibacakan di persidangan, yang diragukan kebenarannya, karena tidak mempunyai kesesuaian dengan Barang Bukti yang diajukan di depan persidangan ;

7.        Bahwa Pemohon Banding (Terdakwa) sangat Keberatan dan Tidak Sependapat dengan Judex Facti Tingkat Pertama, yang dalam Amar Putusannya angka (1) menyebutkan : Menyatakan Terdakwa : Lisa Purwanti Binti Jumiyo, telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Tanpa Ijin Yang Sah Mengangkut dan Menjual Bahan Bakar Minyak Bersubsidi (Premium)”. Bahwa Amar Putusannya Judex Facti Tingkat Pertama tersebut adalah tidak benar dan mengada-ada karena fakta yang terungkap dipersidangan bahwa Terdakwa Lisa Purwanti tidak pernah mengangkut dan menjual Bahan Bakar Minyak Bersubsidi (Premium) ;

8.        Bahwa dalam memutuskan suatu perkara perlu diperhatikan unsur-unsur Asas KEPATUTAN, Asas KEMANUSIAAN dan Asas KEADILAN. Jangan sampai Putusan itu akan menghukum orang yang tidak bersalah, apalagi Yudi Setiawan yang hanya sebagai korban serta Tumbal dalam perkara ini ;
Berdasarkan hal tersebut di atas, kami mohon kepada yang Terhormat Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menjatuhkan putusan sebagai berikut :

1.        Menerima dan Mengabulkan Permohonan Banding dari Pemohon Banding / Terdakwa Lisa Purwanti untuk seluruhnya ;

2.        Membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara Nomor : 1170 / Pid. Sus / 2015 / PN. Jkt. Ut., tertanggal 15 Juli 2016, atas nama Terdakwa Lisa Purwanti, dengan segala akibat hukumnya ;

3.        Menyatakan Pemohon Banding / Terdakwa Lisa Purwanti tersebut di atas, tidak terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Tanpa Ijin Yang Sah Mengangkut dan Menjual Bahan Bakar Minyak Bersubsidi (Premium);

4.        Menyatakan secara hukum oleh karenanya Pemohon Banding / Terdakwa Lisa Purwanti dibebaskan dari segala Dakwaan (Vrijspraak) atau setidak-tidaknya dilepaskan dari segala tuntutan hukum (Ontslag van alle rechtsvelvolging);

5.        Memulihkan nama baik, harkat dan martabat Pemohon Banding / Terdakwa Lisa Purwanti pada keadaan semula;

6.        Menetapkan supaya biaya perkara yang timbul pada persidangan ini dibebankan kapada Negara.

Demikianlah MEMORI Banding ini kami ajukan kehadapan Yang Mulia Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta atas perhatian, perkenan dan terkabulnya Permohonan ini diucapkan terimakasih.

Hormat kami,

PENASEHAT HUKUM PEMOHON BANDING / TERDAKWA LISA PURWANTI






( FIDELIS ANGWARMASSE, SH. )




( ANGGIE TANJUNG, SH., MH. )




( M. R. HIDAYAT TUHELELU, SH. )





( PETRUS ANGWARMASSE, SH. )